Hukum Kasih

Mencintai Tuhan dan mencintai sesama ternyata ada keterkaitannya yang sangat kuat. Orang tidak bisa mencintai Tuhan sementara ia membenci sesamanya. Cinta kita kepada Tuhan secara nyata dan konkrit dapat diwujudkan dalam cinta kita kepada sesama!! Dasar dan sumber semua cinta adalah Tuhan sendiri, kita hendaknya mencintai Tuhan, sebab Dia sudah terlebih dahulu mencintai kita. Apa jadinya kalau Dia berhenti mencintai kita!

Tags: 

Buku Panduan Retret untuk Para Guru

Keheningan memang dapat mengelakkan bencana dan menciptakan hal-hal yang besar dalam hidup kita, pada saat ini dan pada hari-hari yang akan datang. Keheningan yang dimaksudkan bukanlah lebih-lebih keheningan fisik, tetapi keheningan bathin. Sangat bisa jadi orang yang hening secara fisik, bathinnya sebenarnya sedang galau. Sehaliknya orang yang bathinnya tentram bisa hening di tengah keramaian suatu pasar. Keheningan bathiniah mengantar kita kepada refleksi yang mendalam untuk menemukan hidup yang lebih bermakna. Keheningan bathin yang aktif (bukan pasif) yang mengantar kita kepada kedalaman hidup. Orang boleh ribut dan repot akan banyak hal. tetapi hendaknya tidak boleh melupakan saat-saat hening untuk refleksi itu. Saat-saat hening untuk refleksi bisa melahirkan banyak inspirasi untuk meluruskan kembali pelbagai penyimpangan dan meneguhkan setiap usaha yang  tepat jalur dan tepat sasar. Hendaklah diwaspadai bahwa kesibukan dan kehirukpikukan yang keterlaluan bisa merupakan pelarian dari hidup yang tidak mendalam dan tidak bermakna, Keheningan bathiniah yang aktif sangat mutlak bagi hidup kita. la dapat mengelakkan bencana dan menciptakan hari-hari besar dalam hidup kita…. Buku karya Rm. Yosef Lalu, Pr ini dapat membantu para guru untuk menemukan jatidirinya sebagau GURU...sejati..dalam hiruk pikuk dunia masa kini...!!

Tags: 

Pandangan Para Paus tentang Ilmu Pengetahuan (Sains)

Meskipun sejumlah orang berpandangan bahwa Gereja adalah anti sains, namun faktanya tidak demikian. Sejarah mencatat betapa banyak ahli sains Katolik yang menyumbangkan penelitian mereka yang memberikan dasar bagi ilmu pengetahuan sampai sekarang. Sebut saja, tokoh-tokoh sains seperti Rene Descartes (dalam geometrik analit), Blaise Pascal (penemu mesin hidrolik, teori probabilitas dalam matematika), Gregor Mendel seorang imam Agustinian (penemu teori modern genetika), Louis Pasteur (penemu mikrobiologi, vaksin untuk rabies dan anthrax), Copernicus yang mempelopori penelitian tentang kemungkinan bumi mengelilingi matahari dst, termasuk banyaknya para imam Jesuit yang secara khusus terlibat dalam pencapaian pengembangan ilmu sains dalam berbagai bidang. Kebanyakan orang yang berpandangan bahwa Gereja Katolik anti-sains, adalah karena mereka hanya berfokus pada kasus Galileo. Namun sejujurnya, dalam kasus inipun, sesungguhnya Gereja Katolik tidak anti sains, dan karena itu meminta Galileo untuk membuktikan argumennya dengan standar sains pada saat itu.

Nah, maka Gereja Katolik tidak anti ilmu pengetahuan/ sains. Beberapa kutipan pengajaran para Paus tentang ilmu pengetahuan adalah sebagai berikut:

Peran Katekese Umat dan Peran Pelajaran Agama Katolik

Dalam kehidupan bergereja dan karya pastoral, kita memiliki rupa-rupa corak perwataan yang dapat membuat Gereja (Umat Allah) bergerak maju dengan cepat. Corak pewartaaan itu  misalnya: katekese, kotbah, homili, pendalaman dan sharing Kitab Suci, sampai kepada berteologi dan sebagainya. Dalam berkatekese juga  terdapat rupa-rupa pola, antara lain pola katekese pelajaran iman atau pelajaran agama, yang umumnya dijalankan di sekolah-sekolah atau diparoki-paroki, misalnya dalam rangka persiapan penerimaan sakramen-sakramen. Sementara itu kita memiliki pula pola katekese sebagai komunikasi iman yang di kembangkan sejak PKKI pertama (1977) di Sandanglaya. Untuk menjelaskan hal tersebut, kami mengangkat kembali tulisan Rm. Yosef Lalu, Pr (alm) untuk dijadikan bahan refleksi dan pergumulan kita dalam mengembangkan pendidikan iman melalui pendidikan agama Katolik di sekolah.

Hak Kaisar dan Hak Allah

Renungan Hari Minggu Biasa XXIX
Bacaan I :Yes 45:1.4-6
Bacaan II :Tes 1:1-5.
Injil : Mat 22:15-21)

Negeri kita sering dilanda kerusuhan bernuansa isyu agama. Tentu kita masih ingat kerusuhan yang pernah terjadi di Poso, Ambon, serta beberapa tempat di pulau Jawa dan sebagainya. Kerusuhan dengan isyu agama sering bisa berlangsung sangat keji dan lama. Kerusuhan seperti yang terjadi di Ambon telah menjelma menjadi perang antar agama. Korban sudah berjatuhan hampir setiap saat. Orang-orang kristen dengan pita merah di kepala bertuliskan laskar Kristus, maju membakar rumah-rumah dan membunuh sesama saudara yang beragama Islam sambil menyerukan nama Kristus. Bahkan di Maluku Selatan orang-orang katolik yang diprovokasi untuk berperang, menghadap pastor untuk meminta berkat bagi alat-alat perang mereka.

Tags: 

Pages