Rapat Umum Anggota APTAK 2014

Asosiasi Perguruan Tinggi Agama Katolik (APTAK) yang bernaung dibawah Kementrian Agama RI (Ditjen Bimas Katolik) mengadakan pertemuan tahunan bertajuk “Rapat Umum Anggota” di wisma Keuskupan Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Pertemuan tersebut dihadiri para pengurus inti, serta para Ketua dari 18 Sekolah Tinggi Pastoral (STP) yang tersebar di seluruh Indonesia. Undangan yang turut hadir adalah Uskup Palangkaraya, selaku tuan rumah, Mgr AM Sutrisno Atmoko, MSF, Sekretaris Komkat KWI, RP. Leo Sugiyono, MSC, selaku wakil dari KWI dan Bp. Triyatmojo, wakil dari Kementrian Agama RI (cq. Ditjen Bimas Katolik). Para undangan khusus ini juga memberikan masukan-masukan sesuai bidangnya masing-masing.

Tags: 

Workshop Kurikulum 2013: Mapel Pendidikan Agama Katolik di Perguruan Yayasan Seri Amal Medan

Perguruan Katolik Yayasan Seri Amal Medan, milik Tarekat Suster KSSY mengadakan workshop Kurikulum 2013 di Aula Sekolah Putri Cahaya Medan. Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 17 s.d. 19 Juli 2014 tersebut dihadiri sekitar 100 guru yaitu guru matapelajaran Agama Katolik, guru BK, dan guru-guru TK, yang mengajar di sekolah-sekolah yayasan Seri Amal yang tersebar di propinsi Sumatera Utara dan Riau.

Kepala Yayasan Seri Amal, Sr. Gerarda, KSSY dalam sambutannya mengatakan bahwa dalam Kurikulum 2013 terdapat 4 hal kemampuan yang harus dimiliki para peserta didik, yaitu sikap religius, sikap sosial, pengetahuan dan keterampilan (skill), setelah mendalami setiap materi yang diajarkan guru menurut bidang studinya. Dari keempat kemampuan tersebut, nilai religius mendapat prenekanan yang lebih luas dan dihubungkan dengan kepada setiap matapelajaran yang menjadi karakter yang tertanam dalam diri setiap peserta didik. Melihat situasi demikian, Guru Agama menjadi tumpuan utama dalam pengajaran sebagai penanaman karakter sedini mungkin.

Workshop Kurikulum 2013: Mapel Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti di Samarinda

Bertempat di hotel Violand Garden, Samarinda, (tgl.9 - 11/6/ 14) Bimas Katolik, Kantor Wilayah Kementrian Agama, Propinsi Kalimantan Timur mengadakan workhop kurikulum, matapelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti bagi guru-guru SMA/SMK se Kalimantan Timur. Terdapat 35 guru yang hadir, mereka datang dari kabupaten-kabupaten/kota dalam propinsi Kalimantan Tinur.

Fokus workshop kali ini pada kegiatan penyusunan Rancangan Perencanaan Pembelajaran (RPP). Kegiatan diawali dengan materi tentang Desian Kurikulum 2013, mapel Pendidikan Agama Katolik, disampaikan oleh RP. Leo Sugiono, MSC, Sekretaris Komisi Kateketik KWI. Di sini para guru diajak untuk memahami filosofi kurikulum 2013 serta konten dari kurikulum Pendidikan Agama Katolik itu sendiri. Pada sesi selanjutnya, Daniel Boli Kotan menyampaikan materi tentang Sistem Penilaian dalam Kurikulum 2013 serta aplikasinya dalam Pendidikan Agama katolik. Setelah membahas dan mendiskusikan tentang penilaian yang kini dianggap paling merepotkan para guru, peserta workshop diberikan masukan/materi tentang apa dan bagaimana merancang kegiatan pembelajaran atau yang disebut RPP (Rancangan Rencana Pembelajaran), berdasarkan semangat Kurikulum 2013 yang telah dicanangkan pemerintah.

Paus Fransiskus, dua presiden dan patriark berdoa bagi perdamaian

Paus Fransiskus menyambut presiden Israel dan presiden Palestina di Vatikan pada Minggu malam (8/6/14) untuk pertemuan doa yang belum pernah terjadi sebelumnya, “Doa untuk Perdamaian.”
Patriark Konstantinopel, Bartholomeus I, bergabung dengan tiga pemimpin itu untuk berdoa bagi perdamaian di Tanah Suci dan di seluruh Timur Tengah.

“Saya sangat berterima kasih kepada Anda untuk menerima undangan saya untuk datang ke sini dan bergabung dalam doa memohon karunia perdamaian dari Allah. Ini adalah harapan saya bahwa pertemuan ini akan menandai awal dari sebuah perjalanan baru dimana kita mencari hal-hal yang menyatukan guna mengatasi hal-hal yang memecahbelah,” kata Paus Fransiskus pada 8 Juni di taman Vatikan.
Paus telah mengeluarkan undangan pada perjalanan terakhir ke Tanah Suci pada akhir Mei lalu. Kedua presiden tersebut dengan cepat menerima undangan itu.
Presiden Shimon Peres dan Presiden Mahmoud Abbas tiba secara terpisah untuk bertemu dengan Paus Fransiskus secara pribadi di Wisma Casa Santa Marta.

Halaman