Bacaan: Yos. 5: 9a,10-12; 2Kor. 5: 17-21; Luk. 15:1-3, 11-32. Adalah suatu kebahagiaan tersendiri jika ada suatu benda yang sudah lama hilang dan akhirnya kita temukan kembali. Terlebih lagi jika ada keluarga atau saudara kita yang hilang beberapa lama, terlebih lagi jika ada dari keluarga kita itu hilang karena perbuatan dosanya namun ia kembali lagi […]
Category Archives: Renungan
Bacaan: Kel. 3:1-8a. 13-15; 1Kor.10:1-6, 10-12; Luk 13: 1-9 Orang-orang Yahudi di zaman Yesus cenderung menghubungkan penderitaan dengan dosa. “Orang-orang yang mati dengan cara yang tidak lazim, pastilah orang-orang yang dosanya sangat besar,“ begitu pikir mereka. Kecenderungan seperti ini masih sering kita temukan di zaman ini, bahkan di dalam diri kita sendiri. Di sini, Yesus […]
Bacaan: Kej. 15:5-12, 17-18; Flp.3:17-4:1; Luk. 9:28b-36. “Yesus mengajak para murid naik ke gunung untuk berdoa” (Lukas 9: 28). Yesus dalam kemuliaan bertemu Musa dan Elia. Dan kemuliaan yang dialami Yesus adalah kematian yaitu, untuk menderita, untuk dipakukan di atas salib, menerima penolakan dan cemooh orang. Mungkin di bawah ketegangan ini, para murid sudah mendengar, […]
Bacaan: Ul.26:4-10; Rm.10:8-15; Luk. 4:1-13. Sebelum Yesus melaksanakan misi ilahi ini, Ia berpuasa untuk mempersiapkan diri. Di lain pihak, iblis berupaya agar Yesus batal melaksanakan karya Allah di dalam diri-Nya. Allah juga memiliki rencana atas hidup kita, dan iblis berjuang keras mencobai kita agar kita tidak hidup dalam rencana Allah tersebut. Ketangguhan Yesus menghadapi pencobaan […]
Bacaan: Yl.2:12-18; 2Kor.5:20-6:2; Mat. 6:1-6, 16-18. Hari ini adalah permulaan masa puasa atau masa Prapaskah. Gereja mengajak kita untuk menghayati persiapan Paskah dengan laku tobat selama 40 hari. Bangsa Israel waktu itu menunjukkan laku tobat dengan menaburkan debu diatas kepala mereka, memakai pakaian kabung, berpuasa, dan memperbanyak kegiatan berdoa. Inilah saat perdamaian antara umat dengan […]
Bacaan: Sir.27:4-7; 1Kor. 15:54-58; Luk.6: 39-45. “Mengapakah engkau melihat selumbar di dalam mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu sendiri tidak engkau ketahui?”. Kita cenderung cepat melihat kekurangan orang lain, tetapi lambat untuk melihat dan mengakui kekurangan kita sendiri. Kita selalu merasa lebih baik dan lebih sempurna dari orang lain. Kebiasaan dan sikap seperti inilah […]
Bacaan: 1Sam, 26:2,7-9, 12-13, 22-23; 1Kor.15:45-49; Luk.6:27-38. Kita tahu dari pengalaman sehari-hari bahwa kasih itu lebih mudah dikatakan dari pada dilakukan. Kasih itu tidak akan pernah dilakukan jika kita hanya melihat terus orang-orang yang melukai kita dan melihat luka-luka yang kita alami. Kita diundang untuk melihat diri kita sendiri dan belajar mengolah luka-luka itu sebelum […]
Bacaan: Yer. 17:5-8; 1Kor.15: 12,16-20; Luk. 6:17, 20-26. Ucapan bahagia dalam Injil hari ini menimbulkan tanda tanya bagi banyak orang. Mengapa orang dikatakan berbahagia bagi yang miskin, menderita, lapar dan sebagainya. Sementara bahagia menurut dunia adalah yang kaya, yang sehat, yang kenyang dan sebagainya. Bagaimana mungkin yang miskin, lapar, menangis, dibenci, dikucilkan, dicela dan ditolak […]
Bacaan: Yes.6:1-2a, 3-8; 1Kor.15:1-11; Luk. 5:1-11. Ketika seseorang berada dalam keadaan baik, normal dan tenang, tiada masalah dan pencobaan, mudah baginya untuk taat kepada Tuhan. Berbeda dengan orang-orang yang berada dalam kesulitan, terpuruk, kecewa, putus asa dan kesal hati, sulit rasanya untuk menjadi taat. Dalam keadaan yang demikian orang akan mudah tersinggung, dan sulit mengendalikan […]
Bacaan: Yer. 1:4-5,17-19; 1Kor.12:31-13:13; Luk.4:21-30. Bacaan Injil hari ini mengenai Yesus ditolak di Nazaret, tempat Ia dibesarkan dan membantu ayahnya sebagai tukang kayu, sebelum Ia memulai karya-Nya di kota-kota lain. Hari ini kita diajak untuk menyaksikan sambutan masyarakat Nazaret ketika Yesus pulang dan berkotbah di rumah ibadat pada hari sabat. Orang Nazaret menyimak dan mendengarkan […]










