Workshop K-13 Untuk Guru-Guru Agama Katolik SMA/SMK Se-Kalimantan Tengah

Palangkaraya-sma-1.jpg

Bimas Katolik Kantor Wilayah Kementerian Agama propinsi kalimantan Tengah mengadakan workshop Kurikulum 2013 (K-13) selama 4 hari (8 – 11 Agustus) di Global Hotel, Palangkaraya. Sebanyak 50 orang guru agama Katolik SMA/SMK yang hadir, mereka datang dari seluruh kabupaten/kota di propinsi Kaliamntan Tengah. Dari jumlah peserta tersebut, sekitar 20% guru yang belum pernah mengikuti kegiatan sosialisai Kurikulum 2013, sehingga bagi mereka kegiatan workshop ini merupakan kesempatan yang baik untuk mengenal lebih dalam tentang kurikulum 2013.

Kegiatan workshop K-13 dibuka secara resmi oleh Kakanwil Kemenag propinsi kalimantan Tengah Drs.H.Djawahir Tanthowi,MM, didampingi Pembimas Katolik Kalteng Bp. Drs. Wilhelmus Ndoa. Setelah acara serimonial pembukaan, para peserta memperoleh masukan tentang spiritualitas katekis dari Rm. Frans Janu, Pr, Ketua Komkat Keuskupan Palangkaraya, sekaligus Ketua STIPAS Tahasak Danum Pambelum palangkaraya.

Pada hari selanjutnya workshop K-13 dipandu oleh Rm. Leo Sugiyono, MSC dan bp. Daniel Boli Kotan dari Komkat KWI Jakarta. Materi-materi yang disampaikan adalah, latarbelakang kurikulum 2013, termasuk landasan filosofisnya, analisis Standar Kompetensi Lulusan, Kompetensi Inti, Kompetensi dasar, penilaian hasil belajar, serta silabus dan Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Setelah mendapatkan teori, peserta juga dalam kelompok dilatih membuat penilaian sikap, pengetahuan dan keterampilan serta menyusun RPP, kemudian dipresentasikan untuk dikoreksi bersama-sama. Selain materi seputar kurikulum 2013, peserta juga mendapat masukan tentang berkatekese di era digital yang disampaikan oleh Rm. Leo Sugiyono. Pada sesi tersebut para peserta dilatih untuk meng-upload dan memotong film-film dari youtube atau dari sumber yang lain untuk menjadi sarana atau media pembelajaran di kelas. (DBK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *