Siaran Pers Vatikan: Paus Fransiskus,  Bersama Tuhan Selalu Ada Dialog Hati

Vatikan merilis Pesan Paus Fransiskus untuk Masa Prapaskah 2020, di mana Bapa Suci mengundang umat beriman untuk merangkul misteri paskah sebagai dasar untuk pertobatan.

Dalam Pesannya untuk Masa Prapaskah 2020, Paus Francis menunjuk ke misteri paskah – misteri Sengsara Yesus, Kematian, dan Kebangkitan – sebagai dasar pertobatan. Pesan itu menyandang judul “Kami mohon Anda atas nama Kristus: didamaikan dengan Allah”, sebuah kutipan dari Surat Kedua St Paul kepada jemaat Korintus.

Undangan Untuk Berhubungan Dengan Tuhan

“Kerygma ini (proklamasi mendasar dari pesan Injil) merangkum misteri cinta ‘begitu nyata, begitu benar, begitu konkret, sehingga mengundang kita untuk hubungan keterbukaan dan dialog yang bermanfaat’ (Christus vivit, 117)”. Paus menulis. “Siapa pun yang percaya pesan ini menolak kebohongan bahwa hidup kita adalah milik kita untuk melakukan apa yang kita kehendaki”.

Paus Fransiskus mengatakan bahwa selama musim Prapaskah ini, ia ingin mengundang umat beriman untuk memusatkan perhatian pada Tuhan yang tersalib, dan membiarkan diri kita “diselamatkan berulang kali”. “Paskah Yesus bukanlah peristiwa masa lalu; melainkan, melalui kuasa Roh Kudus itu selalu hadir, memungkinkan kita untuk melihat dan menyentuh dengan iman daging Kristus kepada mereka yang menderita ”.

Pentingnya Doa

Bapa Suci menekankan pentingnya doa selama Prapaskah, sebagai cara menanggapi kasih Allah, “yang selalu mendahului dan menopang kita”. Kita juga dipanggil untuk mendengar dan menanggapi Firman Yesus, untuk mengalami “belas kasihan yang Dia berikan dengan bebas kepada kita”.

Tuhan selalu terlibat dalam “dialog keselamatan dengan kita”, terlepas dari kelemahan dan kegagalan kita, kata Paus. Keinginan untuk menyelamatkan kita ini “menuntun Bapa untuk membebani Putranya dengan beban dosa-dosa kita, dengan demikian, dalam ekspresi Paus Benediktus XVI, ‘berpaling kepada Allah terhadap diri-Nya’ (Deus caritas est, 12)”.

Komitmen Untuk Membangun Dunia Yang Lebih Baik

“Menempatkan misteri paskah di pusat kehidupan kita berarti merasakan belas kasihan terhadap luka-luka Kristus yang disalibkan yang hadir dalam banyak korban perang yang tidak bersalah, dalam serangan terhadap kehidupan, dari yang belum lahir hingga yang sudah tua, dan berbagai bentuk kekerasan”. Ini berarti secara pribadi berkomitmen dan terlibat dalam “pembangunan dunia yang lebih baik”, kata Paus. Dalam memuji pemberian amal, Paus mencatat pertemuan yang telah diadakannya untuk akhir pawai “dengan para ekonom muda, pengusaha dan pembuat perubahan, dengan tujuan membentuk ekonomi yang lebih adil dan inklusif”.

Paus Fransiskus mengakhiri pesannya dengan doa kepada Perawan Maria yang Terberkati “agar perayaan Prapaskah kita akan membuka hati kita untuk mendengar panggilan Tuhan untuk diperdamaikan dengan diri-Nya, untuk memperbaiki pandangan kita pada misteri paskah, dan untuk dipertobatkan menjadi terbuka dan tulus. berdialog dengan-Nya ”. (vaticannews.va/terj. Daniel Boli Kotan)

********

Sumber artikel dan gambar: https://www.vaticannews.va/en/pope/news/2020-02/pope-for-lent-with-god-there-is-always-a-dialogue.html

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *