Mengenang Mgr Johannes Maria Trilaksyanta Pujasumarta, Pr, Uskup Agung Semarang, Sekjen KWI

mgr.pujo_.jpg

Hari ketiga Sidang Sinodal KWI diwarnai dengan berita dukacita, Mgr. Johannes Maria Trilaksyanta Pujasumarta atau biasa disapa Mgr Pujo, Uskup Agung Semarang berpulang ke rumah Bapa di Surga, pada hari Selasa tengah malam, pkl.11.30 di RS St. Elisabet, Semarang. Pada ibadat untuk pembukaan sidang hari ini, Mgr. G. Kherubim Pareira, SVD mengajak para Bapak Uskup, para pastor/suster selaku Sekretaris KLSD-KWI, untuk mengenang dan berdoa secara khusus untuk peristirahatan kekal jiwa Mgr. Pujo. Menurut pengumuman dari Keuskupan Agung Semarang, misa pemakaman (requem) akan dilaksanakan pada hari Jumad, tgl. 13 Nopember 2015 pkl. 10 di Seminari Tinggi Kentungan, Yogyakarta.

Berikut catatan singkat riwayat hidup Mgr. Johannes Maria Trilaksyanta Pujasumarta, Pr yang kami ambil dari berbagai sumber.

Mgr. Johannes Maria Trilaksyanta Pujasumarta lahir di Surakarta, 27 Desember 1949. Ia adalah putra ketiga (dari sembilan bersaudara) dari pasangan Hubertus Soekarto Pudjasumarto dan Agnes Soekarti Pudjasumarto. Salah seorang kakaknya juga menjadi imam, yaitu Pastor Ignatius Ismartono SJ.
Ia mengawali pendidikan imamatnya di Seminari Menengah Mertoyudan, Magelang pada tahun 1963. Selepas lulus dari Seminari Menengah Mertoyudan, Romo Puja kemudian meneruskan pendidikan imamatnya ke Seminari Tinggi Santo Paulus Kentungan Yogyakarta dari tahun 1970 hingga ditahbiskan menjadi imam tanggal 25 Januari 1977. Tahun 1983 – 1987, Ia melanjutkan studi Teologi Spiritual di Universitas St. Thomas Aquinas, Roma, Italia (Licentiate in Spiritual Theology: 1983 – 1985); (Doctorate in Spiritual Theology: 1985 – 1987)

Tahun 1998 Ia diangkat menjadi Vikaris jenderal Keuskupan Agung Semarang. Tanggal 17 Mei 2008, ia ditunjuk sebagai Uskup Keuskupan Bandung oleh Paus Benediktus XVI. Pada 16 Juli 2008, ia ditahbiskan oleh Penahbis Utama, Uskup Agung Jakarta, Julius Kardinal Darmaatmadja, bersama dengan Uskup Agung Semarang, Mgr. Ignatius Suharyo dan Nuncio Apostolik untuk Indonesia, Mgr. Leopoldo Girelli yang bertindak sebagai Uskup Konsekrator. Ia berkarya menjadi gembala di Keuskupan Bandung sampai tahun 2010, dimana pada tanggal 12 November 2010 Ia ditunjuk sebagai Uskup Agung Semarang oleh Paus Benediktus XVI. Pada sidang sinodal KWI tahun 2013, Mgr Pujasumarta dipilih menjadi sekretaris jenderal (sekjen) KWI hingga tahun 2015 dimana sedang dilaksanakan kembali sidang sinodal untuk memilih kepengurusan KWI yang baru.

Pada tanggal 25 Agusutus 2014, Mgr. Pujasumarta menjadi Uskup ko-konsekrator dalam pentahbisan Uskup Bandung, Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, O.S.C. bersama dengan Uskup Bogor, Mgr. Paskalis Bruno Syukur, O.F.M.. Dalam pentahbisan ini, Mgr. Ignatius Suharyo, Uskup Agung Jakarta yang sebelumnya menjadi Administrator Apostolik Keuskupan Bandung, menjadi Uskup Penahbis Utama.

Pada hari Selasa tengah malam, 10 Nopember 2015, sekitar pkl. 11.30, yang mulia, Bapak Uskup Agung Semarang dipanggil kembali ke rumah Bapa, di RS. St. Elisabeth, Semarang, Jawa Tengah. (Daniel Boli Kotan)

Sumber: Wikipedia dan berbagai sumber aktual lainnya.
credit photo: wikipedia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *