Asosiasi Perguruan Tinggi Agama Katolik (APTAK) yang bernaung dibawah Kementrian Agama RI (Ditjen Bimas Katolik) mengadakan pertemuan tahunan bertajuk “Rapat Umum Anggota” di wisma Keuskupan Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Pertemuan tersebut dihadiri para pengurus inti, serta para Ketua dari 18 Sekolah Tinggi Pastoral (STP) yang tersebar di seluruh Indonesia. Undangan yang turut hadir adalah Uskup Palangkaraya, selaku tuan rumah, Mgr AM Sutrisno Atmoko, MSF, Sekretaris Komkat KWI, RP. Leo Sugiyono, MSC, selaku wakil dari KWI dan Bp. Triyatmojo, wakil dari Kementrian Agama RI (cq. Ditjen Bimas Katolik). Para undangan khusus ini juga memberikan masukan-masukan sesuai bidangnya masing-masing.
Agenda Rapat Umum APTAK adalah peserta mendengarkan laporan pertanggungjawaban pengurus APTAK yang pada saat ini diketuai oleh Rm. Dr. Dominikus Nong, Pr, dan Sekretarisnya Bp. Yohanes Sukendar. Para peserta juga saling sharing tentang kegiatan akademik dan non akademik. Selain itu, rapat ini juga diisi dengan hari studi tentang kebudayaan lokal setempat. Tujuannya agar para peserta mengetahui eksistensi budaya lokal dimana dapat menjadi salah satu sumber kebijakan dalam merumuskan reksa pastoral Gereja setempat. Pertemuan kali ini para peserta studi bersama tentang Khasanah Budaya Dayak. (DBK)

