TEMU KOMISI KATEKETIK REGIO NUSRA 2025

Komisi Kateketik Regio Nusa tenggara meliputi yang meliputi sembilan keuskupan di Nusatenggara dan Bali, telah melaksanakan pertemuan rutin tahunan Komisi Kateketik Regio Nusra yang ke 41. Pertemuan tersebut berlangsung di Keuskupan Maumere, bertempat di Social Centre Santo Camilus Maumere. Pertemuan dilaksanakan sejak tanggal 18 sampai dengan 22 agustus 2025. Meskipun ada peserta yang hadir terlambat, karena harus menempuh perjalanan yang lebih jauh udara, laut dan darat disebabkan oleh ditutupnya bandara sedaratan flores dengan alasan erupsi gunung Lewotobi dan Gunung Ile Lewotolok, seluruh rangkaian kegiatan tetap berjalan dengan lancar dan penuh hikmat.

Pertemuan ini mengambil tema “Meningkatkan Pengetahuan Iman Anak Melalui Katekese Tanya Jawab Iman Katolik”, yang merupakan kelanjutan dari tema pertemuan Komisi Kateketik Regio Nusra ke 40, di keuskupan Denpasar tahun 2024. Pada pertemuan ini, tim Komisi Kateketik regio Nusra juga menyambut Ketua Komisi Kateketik Keuskupan baru yakni Komisi Kateketik keuskupan Labuan Bajo.

Pertemuan ini, di isi dengan orientasi dan diskusi untuk perbaikan dan pengayaan bahan yang telah disusun oleh masing-masing keuskupan, sesuai dengan pembagian yang telah diberikan dalam pertemuan di Denpasar, dengan tetap berpedoman pada buku Katekismus Gereja Katolik (KGK). Setiap kelompok berusaha untuk menyempurnakan pertanyaan dan jawaban yang telah disusun sebelumnya dengan bahasa yang lebih mudah dimengerti oleh anak-anak, karena tujuan utama buku ini adalah agar menjadi buku saku yang ringkas dan mudah untuk dipahami, terlebih oleh anak-anak.

Setelah selesai pembahasan bahan, dilanjutkan dengan pleno bersama untuk mendapatkan masukan-masukan dari semua peserta dan kemudian akan disempurnakan lagi, oleh tim editor yang disepakati bersama terdiri dari Rm Agus, Ketua Regio Komkat Nusra, Rm, Luis Rota Ketua Komkat Keuskupan Agung Ende dan Rm. Ancis  Ketua Komkat Keuskupan Larantuka.

Hari ke empat di isi dengan  kegiatan outing, mengunjungi Lepo Lorun, Gereja Tua Sika, Paroki pertama di Keuskupan Maumere dengan Gedung gereja yang sangan indah terbuat dari kayu jati yang telah bertahan selama 125 tahun, Gua Maria Lela serta makan siang di biara JDS Lekebai. Malam hari diisi dengan rekreasi bersama di Gedung Social Centre Santo Camilus. Hari Ke Lima tanggal 22 semua peserta kembali melalui jalur masing-masing darat dan udara dengan difasilitasi oleh tim panitia dari Keuskupan Maumere.

Foto-Foto Kegiatan: https://drive.google.com/drive/folders/1120evCYIoD4qcoU0VqWGokXJLN3TRF1e?usp=drive_link

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *