Saudara-saudari terkasih, kita secara resmi memasuki masa adven pada hari minggu tanggal 30 November 2025. Kata “Adven” berasal dari bahasa Latin Ad-venio: Secara harfiah berarti “datang ke” (to come to) dan Adventus: Kata benda yang berarti “kedatangan,” “kedatangan,” atau “kehadiran” (arrival, coming, or presence), yang sering kali disebut sebagai masa di mana kita menantikan ”kedatangan” Dia, Tuhan penyelamat yang hadir dalam rupa manusia seperti kita.
Bacaan-bacaan suci yang kita dengarkan pada hari minggu Adven pertama tahun 2025 ini, mengajak kita untuk menyadari kembali kedatangan Allah yang sudah datang dalam catatan sejarah, telah ada bersama dengan kita karena Dia menyertai kita dan terus menerus datang dengan cara-Nya untuk mengingatkan kita bahwa Dia tidak pernah meniggalkan kita.
Apa yang harus kita lakukan dalam usaha kita menyambut kedatangan-Nya, patut menjadi sebuah permenungan bagi setiap kita secara pribadi maupun bersama. Kita mempersiapkan diri kita dengan terus berwaspada. Berwaspada dalam pengertian ini adalah terus-menerus mengoreksi diri kita, apakah saya sudah sungguh-sungguh percaya pada Tuhan? Kalau belum apa yang harus saya lakukan? Kalau sudah, apakah saya bisa mempertahankan kepercayaan saya itu?
Berjaga-jaga, adalah tanda bahwa kita mau senantiasa ada dalam keadaan sadar, tidak mudah terpengaruh dengan hal-hal duniawi, tetapi sebaliknya mau membantu menerangi dunia dengan terang iman yang berdiri kokoh pada kebenaran, supaya semua orang dapat melihat terang kasih Allah. Berjaga-jaga berarti saya mau untuk mengakui kelemahan manusiawi saya dan memperbaiki diri saya, mempersiapkan diri saya untuk kedatangan yang Mahatinggi, layak dan pantas menerima Dia di hati dan rumah saya. Berjaga-jaga berarti semua yang baik, yang saya lakukan harus tetap saya lakukan, bukan untuk dinilai baik tetapi untuk dapat tetap menjaga kesetiaan saya, sebab Allah telah terlebih dahulu setia kepada saya.
Kita masih berada dalam Tahun Pengaharapan ”Yubileum”, maka marilah kita sellau ingat harapan tidak pernah mengecewakan, Adven kali ini semakin membuat harapan kita semakin hidup dan bukan sebaliknya, berjaga-jaga, berwasapada dengan pengharapan akan kebersamaan dengan Allah yang lebih baik. Allah yang beserta kita, kita yang ada bersama-sama dengan Allah akan menghasilkan kedamaian yang mengembirakan banyak orang. Tuhan memberkati.
KOMKAT KWI

