Katekese Paus Fransiskus: “Adven adalah Saat Penghiburan dan Harapan.”

Pausku-3.jpg

Sungguh suatu pesan Adven yang menghiburkan bagi kita umat Kristiani. Dalam pesan Adven-nya kepada para pesiarah di Roma pada awal Desember lalu, bapa suci menyampaikan katekesenya kepada umat Katolik di seluruh dunia

Dalam pesannya itu, bapa suci mengungkapkan bahwa Adven membawa “kebaruan” mengenai Allah kita. Ia berkata, “Adven adalah saat penghiburan dan harapan,” suatu permulaan dari, “Suatu tahun liturgi baru dalam mana dapat membawa kebaruan mengenai Allah kita, yakni “Allah dari segala penghiburan.”
Lebih lanjut, di bagian refleksinya itu, Bapa Suci, mengutip tulisan dari Uskup Don Tonino Bello yang tertulis, “Kita tak bisa lepas dari hal-hal yang baru karena kita terlahir untuk hal-hal yang luar biasa.” Sungguh, benar, tegas Paus Fransiskus, “Kita dilahirkan untuk Tuhan. Ketika kita membiarkan Allah masuk, maka kebaruan itu sungguh terjadi.”

Ia melanjutkan, “hidup janganlah dihabiskan untuk menantikan hal-hal yang tidak akan terjadi; tetapi dalam harapan, dalam keinginan bersatu dengan Tuhan yang selalu membawa ‘kebaruan’”. Bapa suci menjelaskan bahwa hal itu bukan berarti kita menunggu tanpa berbuat apa-apa, tetapi “aktif dalam kasih.”
Bapa suci menegaskan bahwa umat Kristiani dipanggil untuk mempertahankan dan menyebarkan sukacita penantian: Kita menantikan Allah, yang mencintai kita tanpa pamrih, dan yang pada saat yang sama menantikan kita “untuk bersatu dengan Dia selamanya di Surga.”
Selanjutnya bapa suci mengungkapkan bahwa Adven ini adalah saat penantian yang penuh sukacita. Ia mengutip lagi dari tulisan bapa Uskup Don Tonino bahwa “Dunia ini nampaknya penuh dengan ketakutan,” tetapi kata bapa suci, “Mari kita menanggapi dunia yang penuh ketakutan ini dengan “Injil yang tak kenal takut,” suatu oposisi dari ketakutan.

Bapa suci mengilustrasikan bahwa ada dua kata penting dari Injil dari Minggu Adven I yang dirangkum dalam frase, “Lihat ke Atas” (Look Up) dan “Angkatlah Kepalamu” (Raise Up your heads.”) Jika ketakutan membuat kita terjatuh, kata bapa suci, “Yesus mengundang Anda untuk kembali menatapnya pada surga, dari mana Ia berasal.”
Sumber: vaticannews/https://amorpost.com/4-12-18/by Adrian B.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *