Katekese Paus Fransiskus: “Buka Hatimu pada Kabar Sukacita Natal”

AFP6097613_Articolo.jpg

Paus Fransiskus pada hari rabu (21/12/2016) mengajak umat beriman untuk membuka hati terhadap kabar sukacita dari kelahiran Sang Juru Selamat.

Paus Fransiskus mengalamatkan hal ini kepada para peziarah yang berkumpul di Aula Paul VI, Vatikan, dalam audiensi umum minggu ini.

Katekese Paus Fransiskus tentang Harapan Kristiani mengambil fokus tentang hari-hari terakhir adven dan tentang bagaimana persiapan kita untuk menerima pesan yang terwujud dalam kelahiran Kristus.

Paus Fransiskus mengatakan bahwa sebuah katekese yang merefleksikan tentang kenyataan harapan kristiani lebih tepat dibicarakan selama masa adven ini. Paus Fransiskus mengulangi sabda dari Nabi Yesaya, “Allah sendiri yang akan memberikanmu sebuah tanda: seorang wanita muda akan mengandung dan melahirkan, dan haruslah engkau menamainya Emmanuel” dan juga “Suatu tunas akan keluar dari tunggul Isai, dan taruk yang akan tumbuh dari pangkalnya akan berbuah.”

Paus Fransiskus mengatakan bahwa pemahaman Natal dapat ditemukan dalam kedua ayat tersebut: “Allah memenuhi janji-Nya dengan menjadi manusia, (…) dan Dia memberikan kepada umat-Nya sebuah harapan baru akan hidup: kehidupan abadi”.

Paus Fransiskus mengatakan bahwa harapan ini nyata dan dapat dipercaya. Inilah sebuah harapan yang menebus dan menyelamatkan, karena Kristus, dengan menjadi manusia, telah membuka jalan bagi kita untuk sampai kepada Allah.

Paus Fransiskus juga mengatakan hal tersebut menjadi tampak pada hari-hari sebelum Natal.

“Ketika kita menyiapkan kadang Natal di rumah dan Gereja, mari kita menaruh perhatian pada pesan akan harapan yang berwujud.”
Dan dengan pandangan pada kisah Kelahiran Kristus yang membawa kita menuju kota kecil Betlehem, kita dapat melihat Pewahyuan diri Allah kepada masing-masing kita, betapapun kecil atau rendahnya kita.

Kita melihatnya dalam diri Maria, yang percaya pada Sabda Allah: “dia adalah Ibu Harapan”.

Yusuf juga adalah orang yang penuh dengan harapan, yang memberi nama kepada Yesus, yang berarti “Allah menyelamatkan.”

Pada kandang Natal, kita melihat sukacita dari para gembala yang mewakili orang sederhana dan orang miskin yang menanti kedatangan Mesias.
Mereka adalah yang pertama, menerima dengan sukacita damai yang diwartakan para malaikat.

“Saudara – saudari yang terkasih: setiap kali kita mengatakan ‘iya” kepada Yesus, sebuah tunas akan berbuah menjadi harapan. Semoga kita percaya pada tunas harapan ini” dan membuka hati kita pada kabar sukacita dari kelahiran Yesus yang datang untuk menyelamatkan kita.” (Berita Vatikan, Terj. Ignasius Lede)

Sumber: http://en.radiovaticana.va/news/2016/12/21/pope_open_your_hearts_to_the_good_news_of_christmas/1280640
Gambar: http://media02.radiovaticana.va/photo/2016/12/21/AFP6097613_Articolo.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *