Mutiara-Mutiara Kata dari Pesan Natal 2015 Paus Fransiskus

fransesco-1.JPG

Natal selalu dikaitkan dengan sebuah pesta yang meriah dan ramai, dengan musik,kado Natal,baju baru,dengan kelap-kelip lampu dan lampion di kota dan seterusnya . Namun… Yesus datang kepada kita dalam keheningan untuk mendengarkan suara cinta.

Natal adalah kamu, ketika engkau lahir secara baru setiap hari dan masuk ke dalam puri batinmu untuk menuju Allah.

Pohon Natal adalah kamu, ketika engkau dengan kuat menahan angin dan kesulitan-kesulitan hidupmu.

Hiasan Natal adalah kamu, ketika keutamaan-keutamaanmu adalah hiasan yang menghiasi hidupmu.

Hadiah Natal itu kamu, ketika kamu menjadi sahabat sejati bagi semua orang.

Lonceng Natal adalah kamu, ketika kamu memanggil yang lain untuk berkumpul dan bersatu sebagai umat Allah.

Kamu juga adalah Terang Natal, ketika kamu menerangi jalan hidupmu dan hidup sesamamu dengan kebaikan, kesabaran, kegembiraan dan kemurahan hatimu.

Malaikat Natal adalah kamu, ketika kamu menyanyi untuk dunia dengan Pesan perdamaian, keadilan dan cinta kasih.

Bintang Natal itu kamu, ketika engkau mengarahkan seseorang untuk bertemu dalam perjumpaan pribadi dengan Tuhan.

Kamu juga adalah Orang Majus, ketika engkau memberikan apa yang kamu punya kepada orang lain tanpa pandang bulu.

Musik Natal adalah kamu, ketika engkau menyelaraskan kedalaman hati batinmu dengan nada nada harmoni kehendak Allah.

Kartu Natal itu kamu, ketika kamu menjadi kebaikan dan ketulusan yang ditulis dengan tanganmu.

Sukacita Natal itu kamu, ketika engkau mengampuni, dan membangun kembali kedamaian, dan rekonsiliasi, bahkan ketika engkau sendiri mengalami sengsara dan sakit hati.

Hidangan Natal itu kamu, ketika engkau berbagi makanan dan harapan untuk orang miskin dan lemah yang ada di sekitarmu.

Kamu adalah Makan Malam Natal, ketika kesederhanaan dan kesadaran yang engkau dapatkan dalam keheningan malam penebusan dunia tanpa kebisingan, tanpa perayaan akbar, tanpa hingar bingar.

Kamu adalah sebuah senyum dari sebuah kepercayaan diri dan kelembutan hati yg menularkan rasa aman dan nyaman.

Di dalam kedamaian batin dari Natal yang hening dan bening terdapat sanggar mahakudus Tuhan dalam hati nuranimu yg terdalam.
Selamat natal untuk semuanya. Saya sunguh ingin menjadi sebuah natal yang membumi dan konkrit.

(sebuah terjemahan bebas dgn modifikasi dari Pesan Natal Paus Fransiskus)
Sumber: st-stefanus.or.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *