Renungan Hari Minggu – Hari Raya Pentakosta: “Menjadi Saksi Yang Berani”

Bacaan: Kis. 2:1-11; Rm. 8:8-17; Yoh.14:15-18, 23b-26.

Hari ini Gereja merayakan hari kelahirannya, hari Raya Pentakosta. Roh Kudus turun ke atas para Rasul. Dalam suasana takut, cemas, putus asa, Roh Kudus hadir memberi semangat dan keberanian baru kepada para rasul untuk lebih percaya diri mewartakan Tuhan yang telah bangkit. Dalam semangat yang baru, dengan hati yang diperbarui oleh Roh Kudus, menjadi saksi yang berani dalam mewartakan kebangkitan Tuhan. Karunia Roh Kudus itu menyebabkan manusia mampu berbicara, berkomunikasi iman yang mempersatukan. Karisma kasih yang membuat hidup dalam persekutuan iman ini betul-betul membawa kebahagiaa, saling pengertian dan kekayaan. Kalau dulu manusia tercerai berai karena kesombongan, mereka membangun menara Babel, kini dalam Roh Kristus manusia dipersatukan dalam bahasa iman dan kasih.

Pentakosta baru bagi manusia masa kini adalah kehadiran Roh Kemerdekaan yang membangun damai/syalom bagi segala bangsa. Pentakosta inilah yang mempersiapkan manusia beriman akan kepenuhan Kristus. Dia akan menjadi segala-galanya. Pentakosta, di mana Roh Kristus melahirkan Gereja di hadapan dunia tidak bisa dipahami tanpa iman akan Yesus Kristus Rohnyalah yang haddir dalam pesta Pentakosta yang mau menyadarkan para rasul akan tugas yang timbul dari sikap dasar iman mereka.

Para murid “yang menutup pintu” karena ketakutan akhirnya “dimasuki Kristus” karena memang Kristus harus datang dari “dalam”. Maka ketika kita menutup rapat pintu hati dan hidup kita, Yesus akan masuk dari dalam dan membaharui serta membukanya. Roh yang hidup, yang menghidupkan dengan aneka ragam cara, Ia berkarya untuk mengembangkan Tubuh Kristus yang sama, Ia bergerak untuk kepentingan banyak orang. Sudah siapkah hati kita?

Kita berdoa: Ya Bapa utuslah Roh Kudus-Mu, perbaharuilah hati dan budi kami dan jadi baru  seluruh muka bumi.**

 

 

Rm. Fransiskus Emanuel da Santo, Pr: Sekretaris Komkat KWI

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *