Praedicamus

Paus Fransiskus Tegur Uskup dan Umat yang Berfoto saat Misa

VATIKAN, KOMPAS.com - Paus Fransiskus mengungkap kritikannya akan penggunaan telepon genggam yang dinilai kadang sudah sangat berlebihan dan melampaui batas.

Dalam kesempatan misa di Alun-alun Santo Petrus, Rabu (8/11/2017), Paus mengajak beberapa uskup, pastor dan umat untuk khusyuk berdoa dan bukan mengambil kesempatan untuk berfoto.

"Pada saat pendeta yang memimpin ibadah mengatakan 'angkat hati kita' bukan berarti 'angkat telepon genggam kita' dan mulai mengambil foto," kata Paus mengkritik orang-orang yang hadir di Alun-alun Santo Petrus.
"Sangat menyedihkan saat saya merayakan misa dan melihat banyak ponsel yang diangkat. Tidak hanya oleh para umat, tapi juga para pastor dan uskup. Tolonglah!" tambah Paus dikutip AFP.

Paus asal Argentina yang telah berusia 80 tahun itu memang tidak asing dengan media sosial, terutama Twitter, yang akunnya telah memiliki hingga lebih dari 14 juta pengikut.

Beri Pesan Natal, Paus Fransiskus Serukan Perdamaian di Yerusalem

VATICAN CITY, KOMPAS.com - Pemimpin Gereja Katolik, Paus Fransiskus, menyerukan adanya perdamaian di Yerusalem di antara Israel dan Palestina.

Seruan itu disampaikan dalam pesan Natal "Urbi et Orbi" (Untuk Kota dan Dunia) di Basilika Santo Petrus, Vatikan, Senin (25/12/2017).

Fransiskus berkata, dia melihat adanya kehadiran Yesus Kristus dalam diri anak-anak di Tepi Barat, Yerusalem, maupun Jalur Gaza yang terus menderita akibat tensi yang meninggi antara Israel dan Palestina. Tensi terjadi pasca-Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel 6 Desember.

Kepada puluhan ribu umat Katolik yang memadati basilika, Fransiskus mengajak mereka untuk mendoakan proses negosiasi perdamaian yang masih berlangsung. "Semoga tercipta solusi final bagi kedua negara yang berujung kepada perdamaian, dan pengakuan batas kedaulatan masing-masing," ujar Fransiskus dilansir dari kantor berita AFP.

Selain Yerusalem, paus ke-266 dalam sejarah Gereja Katolik itu juga mengharapkan Semenanjung Korea tetap kondusif.

KOMISI KATEKETIK KWI: SELAMAT NATAL DAN TAHUN BARU

KETUA KOMISI KATEKETIK KWI, MGR PASKALIS BRUNO SYUKUR, OFM
SEKRETARIS EKSEKUTIF KOMISI KATEKETIK KWI, RP. LEO SUGIYONO, MSC
BESERTA SELURUH PENGURUS LENGKAP DAN STAF HARIAN KOMISI KATEKETIK KWI
MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA NATAL, 25 DESEMBER 2017 DAN SELAMAT
MENYONGSONG TAHUN BARU 2018.

KEPADA YANG MULIA PARA BAPA USKUP INDONESIA, PARA IMAM, BIARAWAN DAN BIARAWTI
UMAT AWAM, KHUSUSNYA PARA KATEKIS DI SELURUH INDONESIA.

SEMOGA KITA TERUS MENJADI PEMBAWA DAMAI SEJAHTERA BAGI SESAMA

SEKRETARIAT KOMKAT KWI
Jl. Cut Mutiah 10, Jakarta

Pesan Natal Bersama PGI dan KWI Tahun 2017; “Hendaklah Damai Sejahtera Kristus Memerintah Dalam Hatimu!” (Kol. 3:15a)

Tradisi setiap tahun di Indonesia, menjelang perayaan Natal, 25 Desember, Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) dan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) mengeluarkan Pesan Natal Bersama kepada umat Kristiani di seluruh Indonesia. pada tahun 2017, pesan Natal bersama mengambil tema “Hendaklah Damai Sejahtera Kristus Memerintah Dalam Hatimu!” (Kol. 3:15a)

Pesan Sidang KWI 2017: Panggilan Gereja Membangun Tata Dunia

Segenap umat Katolik yang terkasih,

Konferensi Waligereja Indonesia menyelenggarakan sidang tahunan pada tanggal 6-16 November 2017 di Jakarta. Sidang dimulai dengan hari studi yang mengangkat tema “Gereja Yang Relevan dan Signifikan: Panggilan Gereja Menyucikan Dunia.” Tema tersebut diolah dengan mendengarkan masukan para narasumber, didalami dalam diskusi kelompok, dipaparkan dalam rapat pleno, dan dilengkapi dengan catatan dari pengamat proses. Dengan hari studi itu, kami semakin menyadari panggilannya untuk ikut membangun tata dunia serta mengajak seluruh umat dan masyarakat untuk lebih memahami situasi kebangsaan saat ini, memperkuat suara kenabian Gereja di zaman sekarang, dan membangun kehidupan berbangsa yang lebih baik.

Pages

Subscribe to RSS - Praedicamus