Praedicamus

DR. Manfred Habur: Memandang Katekese Umat Secara Baru

Petemuan kateketik antar-Keuskupan se-Indonesia ke sebelas (PKKI XI) telah berlangsung di Makassar tgl. 29 Agustus s.d. 2 September di hotel Kenari, Makassar. Rm. DR. Manfred Habur, Pr, dari Keuskupan Ruteng Flores adalah salah satu narasumber dalam pertemuan berscala nasional untuk mengevaluasi perkembangan arah katekese Gereja Katolik Indonesia untuk 4 tahun ke depan. Doktor Kateketik, lulusan Roma ini membawakan materi dengan topik "Memandang Katekese Umat secara Baru". Berikut kami sampaikan intisari dari materi yang disajikan dan simpulan pendalaman bersama para peserta PKKI XI. (DBK).

Hasil Akhir Pertemuan Kateketik antar Keuskupan se-Indonesia (PKKI) XI

Pengantar
1.Pertemuan Kateketik antar Keuskupan se-Indonesia (PKKI) XI diadakan pada tanggal 29 Agustus – 02 September 2016 di Hotel Kenari – Makassar dengan mengambil tema “Iman Keluarga: Fondasi Masyarakat Indonesia yang terus berubah”. Sub tema pertemuan adalah: Melalui Sarana Digital, Gereja mengembangkan Pembinaan Iman keluarga dalam masyarakat yang majemuk”. Tema ini diangkat sebagai dukungan dan keterlibatan Komisi Kateketik atas pilihan pastoral Gereja Indonesia dalam Sidang Agung Gereja Katolik Indonesia (SAGKI) IV tanggal 2-6 November 2015 dengan tema: Keluarga Katolik, Sukacita Injil. PKKI XI ini dihadiri 110 peserta yang terdiri dari uskup, para imam dan para katekis dari 35 komisi Kateketik Keuskupan serta perwakilan dari lembaga dan sekolah kateketik.

Simpul-Simpul PKKI XI, Iman Keluarga: Pondasi Masyarakat Yang Terus Berubah...

PERTEMUAN KATEKETIK ANTAR KEUSKUPAN SE-INDONESIA (PKKI) diselenggarakan Komisi Kateketik KWI setiap empat tahun sekali, sejak tahun 1977 di Sindanglaya, Bogor, Jawa Barat. PKKI XI yang bertemakan " Iman Keluarga, Pondasi Masyarakat yang terus Berubah, dan subtema “Melalui sarana digital, Gereja mengembangkan pembinaan iman keluarga dalam masyarakat majemuk” telah diselenggarakan di hotel Kenari, Makassar, Sulawesi Selatan, pada tanggal 29 Agustus s.d.tanggal 2 September 2016. Misa pembukaan PKKI XI dipimpimpin oleh Uskup Agung Makassar, Mgr John Liku Ada' Pr, didampingi Ketua Komkat KWI, Mgr Paskalis Bruno Syukur, OFM. PKKI XI dihadiri wakil-wakil Komisi Kateketik Keuskupan seluruh Indonesia, (kecuali yang berhalangan hadir Komisi Kateketik Keuskupan Malang dan Komisi Kateketik Keuskupan Sanggau), lembaga-lembaga pendidikan kateketik dan pastoral. Narasumber yang hadir adalah, Rm.Dr. Manfred Habur, Pr, membawakan materi tentang "Katekese Umat: Antara isi ajaran dan kebermaknaan". P. Hartono, MSF, Sekretaris Komisi Keluarga KWI, membawakan materi tentang kerasulan keluarga dengan topik "Problematik Keluarga dan Pendampingannya". Prof. Richardus Eko Indrajit menyampaikan materi tentang "Menggereja Dalam Era Informasi dan Perkembangan Teknologi". Panitia menghadirkan pula lima pasangan suami-istri untuk memberikan kesaksian tentang bagaimana mereka menyikapi media digital dalam relasi antara-anggota keluarga. Pada saat pembukaan di aula Keuskupan Agung Makassar, Dirjen Bimas Katolik, Bp. Eusibius Binsasi turut hadir dan memberikan kata sambutan. Secara resmi, kegiatan PKKI XI dibuka oleh Ketua Komkat KWI, Mgr Paskalis Bruno Syukur yang juga adalah uskup Bogor. Berikut kami sampaikan simpul-simpul PKKI XI yang ditulis oleh Purwono Adhi, peserta PKKI XI dari Komkat Keuskupan Agung Semarang. (DBK).

PKKI XI ; “Iman Keluarga, Fondasi Masyarakat yang Terus Berubah”

Komisi Kateketik KWI akan menyelenggarakan Pertemuan Kateketik antar Keuskupan se-Indonesia ke sebelas (PKKI XI) di Makassar 29 Agustus s.d. 2 September 2016 dengan tema: “Iman Keluarga: Fondasi Masyarakat yang terus berubah”, dan sub tema: “Melalui Sarana Digital, Gereja Mengembangkan Pembinaan Iman Keluarga dalam Masyarakat Mejemuk”. Berikut TOR ( term of reference) PKKI XI yang akan dilaksanakan pada pekan depan yang dihadiri sekitar 100 orang katekis profesional dari seluruh Indonesia yang mewakili Komkat Keuskupan dan lembaga-lembaga pendidikan tinggi kateketik/pastoral serta tokoh-tokoh awam Katolik yang menjadi narasumber dan pendamping PKKI XI.

Workshop K-13 Untuk Guru-Guru Agama Katolik SMA/SMK Se-Kalimantan Tengah

Bimas Katolik Kantor Wilayah Kementerian Agama propinsi kalimantan Tengah mengadakan workshop Kurikulum 2013 (K-13) selama 4 hari (8 – 11 Agustus) di Global Hotel, Palangkaraya. Sebanyak 50 orang guru agama Katolik SMA/SMK yang hadir, mereka datang dari seluruh kabupaten/kota di propinsi Kaliamntan Tengah. Dari jumlah peserta tersebut, sekitar 20% guru yang belum pernah mengikuti kegiatan sosialisai Kurikulum 2013, sehingga bagi mereka kegiatan workshop ini merupakan kesempatan yang baik untuk mengenal lebih dalam tentang kurikulum 2013.

Kegiatan workshop K-13 dibuka secara resmi oleh Kakanwil Kemenag propinsi kalimantan Tengah Drs.H.Djawahir Tanthowi,MM, didampingi Pembimas Katolik Kalteng Bp. Drs. Wilhelmus Ndoa. Setelah acara serimonial pembukaan, para peserta memperoleh masukan tentang spiritualitas katekis dari Rm. Frans Janu, Pr, Ketua Komkat Keuskupan Palangkaraya, sekaligus Ketua STIPAS Tahasak Danum Pambelum palangkaraya.

Lokakarya Nasional Ilmu Kateketik

Program Studi (Prodi) Pendidikan Agama Katolik (PAK) Universitas Sanata Dharma (USD) pada tanggal 18-21 Juli 2016 menyelenggarakan Lokakarya Nasional Ilmu Kateketik di Wisma Syantikara Yogyakarta. Terdapat 57 peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Umumnya mereka adalah dosen ilmu kateketik dan katekis-katekis dari beberapa paroki di seluruh Indonesia.
Kegiatan tersebut berlangsung diawali dengan perayaan Ekaristi dipimpin oleh Mgr, Paskalis Bruno Syukur, OFM selaku selebran utama, Rm. F.X. Heryatno, W.W, SJ serta Rm. F.X. Adisusanto, SJ sebagai konselebran. Setelah Ekaristi, lokakarya dibuka oleh Rektor USD Drs. Johanes Eka Priyatma, M.Sc., Ph.D.

Pertemuan Pastoral Regio Nusra: 12 Tantangan Kehidupan Keluarga

Refleksi Pertemuan Pastoral (Perpas) X para Uskup Regio Nusra mengungkap 12 tantangan kehidupan keluarga. Menurut Uskup Agung Ende Mgr. Vincentius Sensi Potokota, masalah kehidupan keluarga menjadi isu trendy baik Gereja universal maupun gereja lokal.

Uskup Sensi mengungkapkan hal itu di sela-sela kegiatan penutup Perpas X, Kamis (21/07/2016) malam di Bajawa. Perpas X ditutup dengan misa kudus dengan selebran utama Uskup Agung Kupang Mgr. Petrus Turang, didampingi para konselebran Uskup Denpasar Mgr. Silvester San, Uskup Maumere Gerulfus Kerubin Parera, Uskup Larantuka Mgr. Frans Kopong Kung, Uskup Atambua Mgr. Dominikus Saku, Uskup Ruteng Mgr. Hubert Leteng, dan tuan rumah Uskup Agung Ende Mgr. Vincentius Sensi Potokota.

Tantangan kehidupan keluarga, Kata Mgr. Sensi menjadi perhatian serius Gereja di Regio Nusra, dalam pertemuan yang mengangkat tema: “Pendidikan Iman dalam Keluarga Sebagai Wujud Kerahiman Ilahi”, Tema ini merupakan sebuah refleksi atas berbagai persoalan di tengah umat dan biasanya pilih satu yang dinilai cukup trendy. “Jadi kami tidak hanya urus masalah kesalehan tetapi juga persoalan kemanusiaan,” katanya.

Guru-Guru Agama Katolik Lembata Mendalami Kurikulum 2013

Komunitas Katekis (Guru Agama Katolik) Dekenat Lembata, Keuskupan Larantuka mengisi waktu liburan akhir tahun ajaran dengan mendalami bersama Kurikulum 2013 (K-13) yang kini sudah mulai diberlakukan secara bertahap di seluruh Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung pada tgl. 8 Juli 2016 di gedung SMPN 4 Lamahora, kecamatan Nuba Tukan ini dihadiri sekitar 50 orang katekis (Guru Agama Katolik) dari jenjang SD, SMP dan SMA/SMK . Selain guru agama, hadir pula beberapa Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah. Ketua Komunitas Katekis Dekenat Lembata, Bp. Gregorius Sinu Pegang dalam sambutannya menyatakan bahwa pertemuan ini sangat penting bagi para guru agama katolik untuk mengenal lebih jauh tentang Kurikulum 2013 khususnya untuk matapelajaran Pendidikan Agama Katolik. Meski dalam suasana liburan, para guru ini tetap datang dari berbagai tempat di Lembata, karena merasa penting untuk mendapatkan informasi langsung dari sumber pembuat kurikulum 2013, khususnya mapel Pendidikan Agama Katolik yaitu Komkat KWI - Jakarta.

Pages

Subscribe to RSS - Praedicamus