Katekese Paus Fransiskus, Merenungkan Misteri Salib menuju Perayaan Paskah

(Radio Vatikan) Paus Fransikus pada hari Rabu ini (12/4/17) mengajak umat Kristiani untuk merenungkan makna salib dan merayakan tri hari suci menuju perayaan pesta Paskah.

Melanjutkan katekesenya tentang harapan Kristen, Paus menyapa orang banyak yang berkumpul di Lapangan Santo Petrus untuk audensi umum mingguan.

Selama Pekan Suci ini, demikian Paus dalam katekesenya, harapan kristen itu terlihat pada misteri Salib. Tidak seperti harapan duniawi, yang gagal membawa kepuasan abadi. Harapan Kristen kita didasarkan pada kasih Allah yang kekal, terungkap dalam misteri kematian Kristus, dan Ia naik ke kehidupan baru. Yesus, dalam berbicara atau pengajaran-Nya menyinggung juga tentang kematian . Ia menggunakan ceritera tentang benih yang harus jatuh ke tanah dan mati, untuk menghasilkan buah. Kematian dan kebangkitan-Nya menyelamatkan menunjukkan bahwa kasih Allah yang memberi diri, dan Allah dapat mengubah kegelapan menjadi cahaya, dosa ke dalam pengampunan, kekalahan menjadi kemenangan kekal.

Salib Kristus menjadi sumber dari harapan yang memberikan makna dan arah hidup kita. Di luar bayangan salib, kita melihat sekilas kemuliaan. Seperti kita merayakan hari-hari suci (triduum-red) yang menuju pada pesta Paskah, baiklah kita merenungkan Tuhan yang disalibkan, menjadi sumber harapan abadi kita dan inspirasi bagi kita untuk hidup dalam kasih yang abadi (Radio Vatikan – Terj. Daniel B. Kotan)

Sumber: http://en.radiovaticana.va/news/2017/04/12/